6 October 2012, Kuta-Bali: After besting the field of 32 Indonesian pro juniors yesterday in the trials, wildcards Gazali Hamzah (Sumbawa) and Nyoman “Blacky” Satria (Bali) joined their fellow countryman and ASP wildcard Oney Anwar in Round One action today at the Oakley ASP World Junior Championships that started off this morning at Canggu.
After participating in the traditional Balinese ceremony that takes place on the opening day of every Oakley surfing contest in Bali, and a 45 minute break to let the tide start to fill in, Round 1 action got started for the 48 international pro junior surfers.
The first Indonesian surfer to be put to the test was Nyoman “Blacky” Satria, who was up against Hawaiian Keanu Asing and Micheal February from South Africa in Heat 8. February dominated the heat, posting excellent scores of 8.17 and 8.5 for a total of 16.67, while Asing finished in second spot with 12.84 points and Satria with 7.06 points.
“I was so nervous out there,” said Satria after the heat. “I really wanted to better than that, so I’m disappointed with my performance. I’m glad I still have another chance in Round 2, so I plan to focus on just surfing…..me and the wave.”
In this contest’s format, the winner of the Round 1 heat advances to Round 3, whereas the second and third places finishers have to compete in Round 2, which is man-on-man. Satria is matched up with Keanu Asing in Heat 1 of Round 2.
The second Indonesian wildcard to see action was Gazali Hamzah in Heat 9, who immediately went to work and aggressively attacked the first wave of the heat to post a 4.83 and jump into the lead. But Hawaii’s Koa Smith on his backhand began smashing out scores of 8.20 and then an 8.40 to gain the lead and hold off both Hamzah and a charging Jack Freestone. Though Hamzah finished in 3rd spot, he put on a very respectable performance.
“I wish I could have done better,” said Hamzah. “I thought I did my best but I just didn’t get the scores I needed against those guys. I’m going to try even harder in the next round, because it’s my last chance. He will take on Number 2 ranked Jack Freestone in Round 2.
Hamzah’s younger brother Hairil “Oney” Anwar, who received an ASP wildcard into the event, has been going to school and competing on the Gold Coast of Australia for the past few years, was the final Indonesian to compete today. Anwar jumped into the lead with a 7.17 point wave, to which he added another 6.03 score, but then he let a couple waves go by and one of them turned into an 8.07 score for Puerto Rico’s Vasco Ribeiro, who ended up winning the heat.
“I was in position but those waves looked like they were going to either close out or go fat on me, so I didn’t take them. Then I heard that score of 8.07 and thought….damn! It was a bit tricky out there, and I really tried to get another big score but just couldn’t find the right wave. I was so close to that Round 3 spot, so it’s disappointing, but I’ll just have to do better in Round 2.
When asked what his advice would be to his fellow Indonesians wildcards going into Round 2 he replied, “I would tell them to be patient and choose the right waves, that’s the most important thing. And I would tell them not to be so nervous. I could see by their surfing that they weren’t relaxed enough, so that’s what they need to do if they want to get through Round 2.”
Other highlights of the day included Spanish surfer Vicente Romero posting the day’s highest single wave score in Heat 3, a nearly perfect 9.93 (out of a possible 10) for a massive aerial coupled with deep gouging turns.
Contest Director Beau Emerton has called for a 7 am standby tomorrow morning again at Canggu, with the intention of running the first round of the women’s division.
To watch the Oakley ASP World Pro Junior live: www.oakleyprojunior.com/live-webcast/
Pemegang Wildcard Indonesia Beraksi di Hari Pertama Ajang Oakley ASP World Junior Championship Bali
6 Oktober 2012, Kuta-Bali: Setelah menaklukkan 32 surfer pro junior Indonesia kemarin di event Trial, pemegang wildcard Gazali Hamzah (Sumbawa) dan Nyoman “Blacky” Satria (Bali) bergabung dengan rekan sesama tanah air dan pemegang wildcard ASP Oney Anwar di babak pertama event Oakley ASP World Junior Championship yang dimulai pagi ini.
Setelah mengikuti upacara tradisional Bali yang selalu menjadi bagian dari opening di setiap perhelatan kontes surfing Oakley di Bali, dan break sekitar 45 menit demi menunggu ombak yang potensial untuk memulai start, babak 1 dimulai dengan mempertandingkan 48 surfer pro junior dari berbagai manca negara.
Surfer Indonesia pertama yang turun ke kancah internasional ini yaitu Nyoman “Blacky” Satria bertanding melawan surfer asal Hawaii Keanu Asing dan Micheal February dari Afrika Selatan di heat 8. February tampak mendominasi heat dan mencetak score maksimal 8.17 dan 8.5 dengan total poin 16.67, sementara Asing memperoleh posisi kedua dengan 12.84 poin dan terakhir Satria meraih 7.06 poin.
“Saya sangat tegang di sana,” kata Satria setelah heat. “Sejatinya, saya ingin lebih baik dari itu, dan saya sangat kecewa dengan penampilan saya kali ini. Beruntung saya masih punya kesempatan di babak 2, jadi tujuan saya sekarang hanyalah fokus pada surfing saya. Hanya saya dengan ombak.”
Untuk format kontes ini, pemenang heat babak 1 langsung melaju ke babak 3, sementara peraih posisi dua dan tiga harus kembali bertarung di babak 2, dengan format pertandingan satu-lawan-satu. Satria akan kembali bertarung melawan Keanu Asing di heat 1 babak 2.
Pemegang wildcard kedua dari Indonesia yaitu Gazali Hamzah bertarung di heat 9, yang langsung menyajikan surfing yang agresif dengan aksi membelah ombak tanpa ampun dan langsung dihadiahi poin 4.83 untuk memimpin heat. Tapi surfer Hawaii Koa Smith dengan backhand-nya mencetak skor tinggi 8.20 dan kemudian 8.40 untuk langsung memimpin heat dan menahan langkah Hamzah dan surfer handal Jack Freestone. Walaupun Hamzah finis di posisi 3, performanya kali ini cukup mencuri perhatian.
“Saya berharap bisa lebih maksimal dari itu,” ucap Hamzah. “Saya pikir saya sudah beraksi sebaik mungkin tapi ternyata belum cukup untuk meraih poin maksimal untuk bisa memimpin heat. Saya akan mencoba lebih keras lagi di babak selanjutnya, karena itu adalah kesempatan terakhir saya.” Hamzah akan bertemu dengan surfer yang menempati ranking no.2 saat ini, Jack Freestone di babak 2.
Adik Hamzah, Hairil “Oney” Anwar yang masuk event ini dengan wildcard ASP – yang banyak mendapat pelajaran di sekolah dan berlaga di Gold Coast Australia untuk beberapa tahun terakhir ini – adalah surfer Indonesia terakhir yang bertarung hari ini. Anwar langsung memimpin dengan perolehan poin ombak 7.17 dan kemudian meraih poin berikutnya 6.03, tapi di akhir ia melewatkan beberapa ombak dan salah satunya hanya memperoleh skor 8.07 untuk menjadikan surfer asal Puerto Rico, Vasco Ribeiro menjuarai heat.
“Saya ada dalam posisi bagus, tapi ombak berikutnya seperti terlihat apakah itu lebih dekat atau lebih besar, jadi saya tidak mengambil keduanya. Kemudian saya mendengar perolehan skor saya yaitu 8.07 san saya pikir… sial! Benar-benar tricky di sana, dan kemudian saya berusaha meraih skor yang lebih besar tapi tidak menemukan ombak yang bagus. Saya sudah sangat dekat dengan spot babak 3, jadi ini mengecewakan. Saya hanya harus lebih baik lagi di babak 2.”
Saat ditanya apa sarannya untuk surfer-surfer Indonesia lain sesama pemegang wildcard yang akan bertarung di babak 2 nanti, ia menjawab,” saya akan bilang ke mereka untuk lebih sabar dan hanya memilih ombak yang terbaik. Itu yang terpenting. Dan saya juga akan katakan juga ke mereka untuk tidak tegang. Saya bisa melihat itu dari cara mereka surfing kalau mereka sangat tidak relaks. Jadi mereka harus lebih santai jika ingin melewati babak 2. “
Highlight lainnya hari ini yaitu surfer asal Spanyol Vicente Romero yang mencetak ombak single tertinggi hari ini di heat 3, mencetak poin nyaris sempurna yaitu 9.93 (mendekati 10) dengan beberapa aerial masif dan aksi berputar ke dalam yang mengagumkan.
Direktur kontes Beau Emerton mengumumkan untuk standby pukul 7 pagi besok di Canggu, dengan agenda yaitu memulai babak pertama untuk divisi wanita.
Recent Comments